Webp.net-resizeimage (8)

TANGGAPAN Mereka

Akhmad Elvian

Sejarawan dan Budayawan Bangka Belitung

"Anak muda cerdas yang bisa mengembangkan budaya kita yang hampir punah ini (cerita rakyat). Dengan menghadirkan cerita rakyat ke dalam bentuk yang lebih moderen, saya berharap akan membuat anak muda kita bisa lebih tertarik untuk terus mempelajari budaya daerah kita."

cerita rakyat
IMG_20230602_133027
Kepala Kantor Bahasa
Kep. Bangka Belitung
Muhammad Irsan

"Inisiatif ini adalah langkah cerdas dalam melestarikan dan memperkenalkan cerita rakyat kepulauan Bangka Belitung. Menghadirkannya dalam bentuk komik digital adalah cara yang menarik dan efektif untuk menarik perhatian generasi muda. Melalui cerita rakyat, kita bisa menggali warisan budaya, kearifan lokal, pesan moral, serta menjadikannya hiburan bermakna bagi masyarakat."

rico ariputra
Fungsional Analis Kebijakan
Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Pangkalpinang
Rico Ariputra

"Terkesan dengan Ghina, Dian, dan tim sekolah MAN IC Bangka Tengah yang menghidupkan kembali cerita rakyat melalui website. Inisiatif ini sangat penting di era digital, memperkaya literasi digital, dan memudahkan akses ke cerita-cerita berharga. Saya mengapresiasi upaya mereka."

client2
Kepala Bidang APTIKA DISKOMINFOSTA Bangka Tengah
Mardianto

"Apresiasi kepada Ghina dan Dian sebagai pemuda yang peduli dengann kebudayaan daerah dengan mengangkat komik/ cerita legenda daerah dalam bentuk komik digital."

kamad
Kepala MAN Insan Cendekia Bangka Tengah
Ahmad Sukri Ahkap

"Salah satu dari 4 pilar moderasi beragama adalah sikap menerima terhadap budaya lokal. Ini masif disosialisasikan dan diaplikasikan oleh madrasah sebagai lembaga pendidikan. Salut untuk Ghina dan Dian serta guru pembina. Kegiatan ini sangat partisipatif dalam mempromosikan budaya Bangka Belitung yang tentunya sangat rentan ditinggalkan bahkan tidak diketahui oleh generasi Z. semangat untuk MAN IC Bangka Tengah."

One thought on “Tanggapan

  1. Salah satu dari 4 pilar moderasi beragama adalah sikap menerima terhadap budaya lokal. Ini masif disosialisasikan dan diaplikasikan oleh madrasah sebagai lembaga pendidikan. Salut untuk Ghina dan Dian serta guru pembina. Kegiatan ini sangat partisipatif dalam mempromosikan budaya Bangka Belitung yang tentunya sangat rentan ditinggalkan bahkan tidak diketahui oleh generasi Z. semangat untuk MAN IC Bangka Tengah, Do’a kami menyertai. Semoga bermanfaat dan menang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *